Total pendanaan startup Indonesia pada semester pertama mencapai USD 610 juta, turun 38% dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun jumlah transaksi turun lebih tajam — 52% — sehingga rata-rata ukuran ronde justru naik ke USD 14 juta.

Sektor yang masih menarik uang

Fintech lending untuk UMKM dan perangkat lunak B2B menyerap hampir 60% dari total. Sementara e-commerce dan layanan on-demand nyaris tidak mendapat pendanaan baru.

Metrik yang kini ditanyakan investor

  1. Kontribusi margin positif per unit, bukan sekadar pertumbuhan GMV.
  2. Rasio pembakaran kas terhadap pendapatan berulang di bawah 1,0.
  3. Jalur menuju EBITDA positif dalam 18 bulan.
“Kami tidak lagi membeli cerita. Kami membeli laporan laba rugi,” ujar seorang mitra pengelola dana ventura regional.

Bagi pendiri, pesannya: ronde berikutnya akan lebih mudah didapat jika Anda bisa menunjukkan disiplin biaya, bukan ambisi ekspansi.