Realisasi belanja negara semester pertama mencapai Rp 1.560 triliun, naik 12% secara tahunan, terdorong program bantuan sosial dan belanja infrastruktur yang dipercepat. Di sisi lain, penerimaan pajak hanya tumbuh 3% karena penurunan harga komoditas memangkas PPh badan sektor tambang.
Defisit 1,1% dari PDB
Angka ini masih jauh dari batas 3%, tetapi lebih tinggi dibanding 0,7% pada periode yang sama tahun lalu. Kementerian Keuangan menyatakan target defisit setahun penuh 2,5% tetap terjaga.
Reaksi pasar obligasi
Yield SUN 10 tahun naik 8 basis poin setelah rilis, mencerminkan ekspektasi tambahan penerbitan. Namun permintaan lelang masih kuat dengan rasio penawaran 2,8 kali.